![]() |
| Himbauan dari BPBD Kota Tangerang |
TANGERANG,BERITATANGERRANG.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengeluarkan imbauan keselamatan dan kesehatan kepada masyarakat terkait dampak kebakaran gudang bahan kimia yang diduga mencemari Sungai Cisadane. Namun hingga imbauan tersebut dirilis, belum ada informasi terbuka mengenai hasil uji kualitas air sungai maupun air sumur warga.
Dalam poster resmi BPBD Kota Tangerang, masyarakat diminta membatasi kontak langsung dengan air Sungai Cisadane hingga diperoleh informasi valid mengenai kondisi pencemaran. Warga juga diimbau tidak mengonsumsi ikan dari sungai tersebut serta diminta waspada terhadap perubahan kualitas air sumur.
Meski demikian, imbauan tersebut belum disertai penjelasan rinci mengenai jenis zat pencemar, tingkat risiko kesehatan, maupun radius wilayah terdampak, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat yang bergantung pada Sungai Cisadane untuk kebutuhan sehari-hari.
BPBD juga meminta warga memantau informasi resmi dari BPBD, PDAM, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).Meski PDAM TB maupun TKR sudah mengklaim bahwa Air yang dialirkan PDAM aman dan Layak dikonsumsi, namun hingga saat ini, hasil pengujian laboratorium DLH atas dugaan pencemaran Sungai Cisadane belum dipublikasikan secara terbuka kepada publik.
Di sisi lain, warga di bantaran sungai diminta segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala paparan seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, serta mata perih atau berair. Imbauan ini memperkuat dugaan bahwa potensi dampak kesehatan telah diperhitungkan, meski dasar data teknisnya belum disampaikan secara transparan.
Kepala BPBD Kota Tangerang, H. Mahdiar, S.STP., M.Si, dalam imbauan tersebut meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. BPBD menyatakan informasi resmi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan.
Namun demikian, publik masih menunggu kejelasan lebih lanjut, terutama terkait hasil uji kualitas air Sungai Cisadane,status keamanan air baku dan air sumur warga, serta langkah mitigasi jangka pendek dan jangka menengah pascakebakaran gudang bahan kimia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai pihak penanggung jawab kebakaran gudang bahan kimia maupun potensi sanksi lingkungan apabila terbukti terjadi pencemaran.
Red
