![]() |
| Hasil uji |
TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID– Hasil pengujian kualitas air minum internal yang dilakukan Perusahaan Umum Daerah Tirta Benteng Kota Tangerang memastikan bahwa air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan aman dan memenuhi standar baku mutu air minum.
Berdasarkan dokumen Hasil Pengujian Kualitas Air Minum Internal, pengambilan sampel dilakukan di Reservoir IPA Sitanala 1 pada 10 Februari 2026. Pemeriksaan dilakukan pada hari yang sama dengan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
Dari hasil uji mikrobiologi, air PDAM Tirta Benteng dinyatakan bebas dari bakteri Escherichia coli dan Total Coliform, yang menjadi indikator utama keamanan air minum dari pencemaran biologis.
Sementara pada parameter fisik, suhu air tercatat 22,2 derajat Celsius, kekeruhan 0,86 NTU, warna 0 TCU, serta tidak berbau. Seluruh parameter tersebut berada jauh di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan regulasi kesehatan.
Pada aspek kimia, hasil pengujian menunjukkan nilai pH 7,18 (normal), kadar nitrat 0,2 mg/L, nitrit 0,018 mg/L, serta amoniak 0,000 mg/L. Seluruh parameter kimia tersebut masih dalam batas aman sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan. Kandungan logam seperti mangan (Mn) juga terukur rendah yakni 0,021 mg/L, jauh di bawah ambang batas maksimum.
Manajemen PDAM Tirta Benteng menegaskan bahwa pengujian kualitas air dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga kesehatan masyarakat dan menjamin mutu layanan air bersih bagi warga Kota Tangerang.
“Pengujian rutin ini merupakan bagian dari pengawasan internal kami agar air yang sampai ke pelanggan tetap aman, layak, dan sesuai standar kesehatan,” tertulis dalam laporan hasil pemeriksaan tersebut.
Dengan hasil ini, masyarakat diharapkan tidak ragu menggunakan air PDAM Tirta Benteng untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk konsumsi rumah tangga, selama digunakan sesuai anjuran.
Jfr
