-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dirut PDAM TB Doddy Effendi Pastikan Air Aman Meski Sempat Terdampak Limbah Cisadane

Selasa, 10 Februari 2026 | 12.43.00 WIB Last Updated 2026-02-10T05:44:10Z

Dirut PDAM TB Doddy Effendi Pastikan Air Aman Meski Sempat Terdampak Limbah Cisadane
Doddy Effendi Dirut PDAM Tirta Benteng 

TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID
– Direktur Utama Perumda Tirta Benteng
(TB).Doddy Effendi, memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan Kota Tangerang kembali berjalan normal dan dalam kondisi aman, meski sebelumnya sempat terdampak pencemaran air baku Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang di wilayah Tangerang Selatan.


Doddy menyampaikan, begitu informasi potensi masuknya limbah zat kimia ke aliran Sungai Cisadane diterima pada Senin malam, jajaran manajemen dan tim teknis PDAM Tirta Benteng langsung bergerak cepat melakukan langkah antisipatif.

Pemantauan intensif dilakukan sejak malam hari di sepanjang bantaran Sungai Cisadane hingga Bendungan Pasar Baru atau Pintu Air Sepuluh, sebagai titik strategis pengambilan air baku Kota Tangerang.



Sekitar pukul 22.00 WIB, tim teknis diterjunkan untuk memeriksa kondisi intake air baku di kawasan Honda Citra. Koordinasi juga dilakukan dengan pengelola Bendungan 10 guna memastikan kualitas air sebelum masuk ke sistem pengolahan.

“Hasil pemantauan awal memang menunjukkan adanya indikasi penurunan kualitas air baku. Untuk itu, kami langsung mengambil keputusan menghentikan pengambilan air baku secara bertahap demi menjaga keamanan pelanggan,” ujar Doddy, Selasa (10/2/2025).



Ia menegaskan, tidak ada kompromi dalam hal kualitas air yang dikonsumsi masyarakat. Menurutnya, langkah penghentian sementara tersebut merupakan bentuk tanggung jawab PDAM dalam menjaga mutu layanan.

“Begitu terindikasi terdampak limbah, pengambilan air baku langsung kami hentikan. Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama,” tegasnya.

Dalam proses penanganan, PDAM Tirta Benteng menutup sementara intake air baku, melakukan pengurasan (flushing) terhadap air yang terindikasi tercemar, serta menjalankan uji laboratorium secara ketat setiap 30 menit.


“Air yang belum memenuhi standar langsung kami buang. Hanya air yang benar-benar aman dan sesuai baku mutu yang kembali diproduksi dan didistribusikan,” jelas Doddy.

Hasil pengujian laboratorium menunjukkan kualitas air baku kembali berada dalam ambang batas aman. Temuan tersebut juga sejalan dengan hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta laboratorium internal PDAM Tirta Benteng.


“Alhamdulillah, sejak pukul 05.00 WIB produksi air kembali normal. Distribusi dilakukan bertahap sambil terus kami awasi stabilitas kualitasnya,” ungkapnya.

Hingga Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB, distribusi air bersih ke pelanggan telah mencapai 90 hingga 95 persen. Saat ini, PDAM masih melakukan penyesuaian tekanan pipa agar aliran air merata ke seluruh wilayah pelayanan.



Doddy pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak ragu menggunakan air PDAM.

“Kami pastikan air yang saat ini mengalir ke pelanggan sudah melalui pengolahan dan pengawasan ketat. Jika masih ada aliran yang kecil, mohon bersabar karena proses normalisasi tekanan masih berlangsung,” pungkasnya.



Jfr