
H.Saiful Milah
TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID — Perjalanan panjang di dunia organisasi, pendidikan, sosial kemasyarakatan dan parlemen menjadi modal H. Saiful Milah, S.Pd.I. dalam mengikuti penjaringan calon Ketua DPRD Kota Tangerang dari Partai Golkar.
Saiful Milah atau yang akrab disapa Abah Saiful merupakan satu dari enam kader Partai Golkar yang mengikuti proses penjaringan untuk mengisi posisi Ketua DPRD Kota Tangerang yang ditinggalkan almarhum H. Rusdi Alam.
Lima kader lainnya adalah Kosasih, Mustofa Kamaludin, Samsuni, Zamaludin dan Supiani.
Proses penjaringan masih berlangsung melalui mekanisme internal Partai Golkar. Belum ada keputusan resmi mengenai figur yang nantinya akan ditetapkan sebagai calon Ketua DPRD Kota Tangerang.
Namun, di antara nama-nama yang mengikuti proses tersebut, Saiful Milah memiliki perjalanan organisasi yang cukup panjang. Pengalamannya dimulai sejak menjadi aktivis mahasiswa pada awal 1990-an dan terus berkembang hingga dipercaya memimpin berbagai organisasi serta menduduki posisi strategis di parlemen.
Saat ini, Saiful Milah menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang sekaligus anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Daerah Pemilihan V.
30 TAHUN LEBIH MEMBANGUN dan PENGALAMAN KEPEMIMPINAN
Perjalanan Saiful Milah tidak dibangun secara instan.Aktivitas organisasinya telah dimulai sejak 1990 ketika tercatat sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Pusat.
Semasa menempuh pendidikan di Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Djakarta, Saiful Milah aktif dalam Badan Perwakilan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa. Pada 1991–1994, ia dipercaya menangani bidang pers dan publikasi organisasi kemahasiswaan.
Dari lingkungan mahasiswa, kiprahnya kemudian berkembang ke dunia pendidikan, keagamaan, organisasi sosial hingga kehidupan politik dan legislatif.
Pengalaman panjang tersebut membuat Saiful Milah terbiasa berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat sekaligus memahami dinamika organisasi dan kebutuhan publik.
DUNIA PENDIDIKAN JADI BAGIAN TERBESAR PERJALANANNYA
Salah satu bidang yang paling lama digeluti Saiful Milah adalah pendidikan.
Sejak 1997, ia terlibat dalam pengembangan Yayasan Lembaga Islam Tiara Aksara dan kini dipercaya sebagai Ketua Yayasan.
Hampir tiga dekade berada di lingkungan pendidikan membuat Saiful Milah tidak hanya berhadapan dengan persoalan kelembagaan, tetapi juga bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, orang tua, peserta didik dan dunia pendidikan.
Kiprahnya kemudian berlanjut di bidang pendidikan keagamaan melalui Pondok Pesantren Daar el-'Allaamah.
Sejak 2022, Saiful Milah dipercaya sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Daar el-'Allaamah sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Daar el-'Allaamah.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kepemimpinannya di tengah masyarakat
MEMIMPIN BERBAGAI ORGANISASI
Pengalaman Saiful Milah juga terbentuk dari keterlibatannya dalam berbagai organisasi dengan latar belakang masyarakat yang berbeda.
Ia pernah dipercaya memimpin DPC BPPKB Banten Kota Tangerang selama beberapa periode pada 2009–2021.
Pada 2010–2015, Saiful Milah menjadi Ketua Serikat Pengemudi Angkutan Umum (SPAU) Tangerang Raya.
Sejak 2012, ia juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Simangambat Mandailing Natal (Formasi Madina) Kota Tangerang.
Pengalamannya kemudian meluas ke dunia usaha melalui keterlibatan di Kadin Bandara Soekarno-Hatta periode 2021–2023.
Sementara pada 2021–2026, Saiful Milah dipercaya sebagai Koordinator Daerah II Pendekar Banten Kota Tangerang.
Lintasan organisasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Saiful Milah dalam memahami karakter masyarakat dari berbagai kelompok dan latar belakang.
DUA PERIODE MEMIMPIN FORUM PEMBAURAN KEBANGSAAN
Salah satu pengalaman kepemimpinan yang menonjol adalah ketika Saiful Milah dipercaya memimpin Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tangerang.
Ia memimpin FPK Kota Tangerang periode 2020–2025 dan kembali dipercaya untuk periode 2025–2030.
Di FPK, Saiful Milah berada di ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya dan latar belakang sosial.
Salah satu kegiatan yang dilakukan pada Januari 2026 adalah bakti sosial pengobatan gratis yang melibatkan sejumlah organisasi dan komunitas lintas kelompok.
Kegiatan tersebut memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada sekitar 2.000 warga.
Bagi Saiful Milah, pengalaman membangun komunikasi lintas kelompok menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus modal dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat di parlemen.
PENGALAMAN ORGANISASI BERTEMU DENGAN PENGALAMAN PARLEMEN
Pengalaman panjang di berbagai organisasi kemudian bertemu dengan perannya sebagai legislator.
Sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang, Saiful Milah memiliki posisi strategis dalam menjalankan fungsi politik dan kelembagaan di DPRD.
Di Komisi IV, ia juga aktif menyuarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Pada 2 Agustus 2026, misalnya, Saiful Milah mendorong agar pembangunan Kota Tangerang tidak hanya berpusat di kawasan tertentu, tetapi juga menyentuh perkampungan dan permukiman yang masih membutuhkan peningkatan sarana, prasarana, utilitas dan pelayanan dasar.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar aktif menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur, seperti Musrenbang, reses anggota DPRD maupun mekanisme pengajuan pembangunan lainnya.
“Dewan harus bisa ikut mendampingi dan memastikan kebutuhan tersebut segera terealisasi,” ujar Saiful Milah.
Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan Saiful Milah yang menempatkan fungsi legislatif bukan hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi juga sebagai pengawal aspirasi masyarakat.
TIDAK MENDAHULUI KEPUTUSAN PARTAI
Terkait penjaringan Ketua DPRD Kota Tangerang, Saiful Milah memilih menghormati sepenuhnya mekanisme internal Partai Golkar.
Ia memahami bahwa keputusan mengenai siapa yang akan mendapatkan rekomendasi merupakan kewenangan partai melalui tahapan yang telah ditentukan.
“Kami berharap beliau memilih yang baik dari yang terbaik dan prosesnya bisa segera terealisasi,” kata Saiful Milah.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa keikutsertaannya dalam penjaringan bukan semata-mata mengenai posisi, melainkan bagian dari proses organisasi yang harus dihormati.
Saiful Milah juga tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD dan Ketua Fraksi Partai Golkar selama proses penjaringan berlangsung.
MODAL PENGALAMAN, BUKAN SEKADAR NAMA
Dengan perjalanan organisasi sejak awal 1990-an, pengalaman hampir tiga dekade di dunia pendidikan, keterlibatan dalam organisasi sosial dan kemasyarakatan, pengalaman pembauran kebangsaan serta kiprah sebagai legislator dan Ketua Fraksi Golkar, Saiful Milah membawa modal pengalaman yang relatif lengkap dalam proses penjaringan.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Partai Golkar.
Seluruh enam kandidat—Kosasih, Mustofa Kamaludin, Samsuni, Zamaludin, Saiful Milah dan Supiani—masih memiliki peluang yang sama hingga adanya keputusan resmi dari mekanisme partai.
Bagi Saiful Milah, proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari aktivis mahasiswa, pendidik, pengurus organisasi kemasyarakatan, tokoh pembauran kebangsaan hingga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang, Saiful Milah kini berada dalam salah satu fase penting perjalanan politiknya.
Jika dipercaya memimpin DPRD Kota Tangerang, pengalaman panjang tersebut menjadi bekal yang dapat dibawa untuk memperkuat fungsi representasi, pengawasan dan pengawalan aspirasi masyarakat di lembaga legislatif.
TENTANG H. SAIFUL MILAH, S.Pd.I.
H.
Saiful Milah, S.Pd.I. lahir di Tangerang, 16 November 1969.
Ia merupakan anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Golkar, berasal dari Daerah Pemilihan V dan bertugas di Komisi IV.
Saat ini Saiful Milah dipercaya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang.
Di luar parlemen, ia aktif dalam bidang pendidikan, keagamaan, sosial dan kemasyarakatan serta dipercaya memimpin sejumlah organisasi.
Saiful Milah menjabat Ketua Yayasan Lembaga Islam Tiara Aksara dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Tangerang.
Red