
Pedagang angkringan ditemukan tergeletak meninggal dunia
Korban diketahui bernama Toni Hernowo (53), seorang karyawan swasta asal Magelang, Jawa Tengah, yang sehari-hari berjualan angkringan di lokasi tersebut.
Kapolsek Panongan, Iptu Irruandy Aritonang S.H, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Rizal, seorang driver online, sekitar pukul 06.00 WIB.
“Saksi datang ke lokasi untuk menunggu penumpang sekaligus memesan kopi. Namun saat itu melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di belakang gerobak angkringan. Ketika dibangunkan tidak merespons, lalu saksi memanggil petugas keamanan,” jelasnya.
Setelah itu, saksi menghubungi rekan korban untuk menyampaikan kepada pihak keluarga. Sekitar pukul 06.30 WIB, adik korban, Dedi Kurniawan, tiba di lokasi dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panongan.
Petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Panongan tiba di lokasi sekitar pukul 06.40 WIB dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengevakuasi korban ke Ciputra Hospital Citra Raya.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia tanpa ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Selain itu, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang di lokasi kejadian.
Di sekitar TKP, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan seperti Ventolin Inhaler, Teosal, Dipsamol, Hotin DCL, dan Ketoconazole yang diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma akut yang telah diderita selama kurang lebih tiga tahun.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah,” tambah Kapolsek.
Usai proses pemeriksaan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Perumahan GMC, Desa Panongan, untuk disemayamkan.
Polsek Panongan memastikan seluruh rangkaian penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari cek TKP, pengumpulan barang bukti, pemeriksaan saksi, hingga dokumentasi kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar.
Red/Jfr