![]() |
| Barang bukti Hexymer |
TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID — Penangkapan dua pengedar Tramadol dan Hexymer di Teluknaga oleh Polres Metro Tangerang Kota patut diapresiasi. Namun di balik itu, muncul pertanyaan yang lebih besar: mengapa obat keras ilegal masih begitu mudah ditemukan di tengah masyarakat?
Fakta di lapangan menunjukkan, peredaran obat daftar G bukan lagi praktik sembunyi-sembunyi. Transaksi dilakukan secara terang-terangan di pinggir jalan, melalui sistem COD, hingga memanfaatkan komunikasi digital. Artinya, ada sistem yang bekerja, bukan sekadar aksi individu.
Jika hanya pengedar kecil yang ditangkap, maka siklus ini akan terus berulang. Hari ini satu pelaku diamankan, besok muncul pelaku baru. Ini bukan semata persoalan penegakan hukum di hilir, tetapi juga lemahnya pembongkaran jaringan di hulu.
Polisi tidak cukup hanya responsif terhadap laporan warga. Penanganan harus naik kelas: membongkar pemasok, menelusuri jalur distribusi, hingga mengungkap siapa yang bermain di balik layar. Tanpa itu, penindakan hanya menjadi rutinitas tanpa efek jera yang signifikan.
Di sisi lain, keterlibatan masyarakat sebenarnya sudah terlihat. Warga yang berani menangkap dan menyerahkan pelaku menjadi sinyal kuat bahwa publik tidak tinggal diam. Namun, keberanian ini harus diimbangi dengan sistem pelaporan yang aman, cepat, dan benar-benar ditindaklanjuti.
Wilayah seperti Teluknaga yang berulang kali muncul dalam kasus serupa juga seharusnya menjadi perhatian khusus. Penanganan tidak bisa bersifat insidentil. Diperlukan pemetaan wilayah rawan dan pengawasan berkelanjutan agar tidak menjadi “zona nyaman” bagi para pengedar.
Lebih jauh lagi, peredaran obat keras ilegal menyasar generasi muda. Tanpa langkah pencegahan melalui edukasi di sekolah dan lingkungan, penindakan hukum akan selalu tertinggal satu langkah di belakang.
Penangkapan memang penting, tetapi memutus rantai peredaran jauh lebih krusial.
Polisi dituntut tidak hanya cepat menangkap, tetapi juga cerdas membongkar. Tanpa strategi yang menyasar akar masalah, peredaran obat keras ilegal hanya akan berganti wajah bukan berhenti.
Red
