-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kota Tangerang Dikepung Banjir, Ini informasi Sejumlah Lokasi Terdampak

Minggu, 08 Maret 2026 | 11.34.00 WIB Last Updated 2026-03-08T04:40:41Z

Kota Tangerang Dikepung Banjir, Ini informasi Sejumlah Lokasi Terdampak
Banjir diwilayah Cimone

TANGERANG.BERITATANGERANG.CO.ID
– Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Sabtu malam (7/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB hingga Minggu pagi menyebabkan banjir dan genangan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat sedikitnya sembilan kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Tangerang per Minggu (8/3/2026) pukul 06.30 WIB, genangan air terjadi di sejumlah ruas jalan hingga permukiman warga.

Di Kecamatan Periuk, genangan terjadi di Jalan Utama Villa Mutiara Pluit dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter. Selain itu, banjir juga dilaporkan di Jalan Utama Danau Situ Bulakan dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter serta di Jalan Raya Duta Perumahan Taman Cibodas, Sangiang Jaya sekitar 50 sentimeter. Sementara di Jembatan Alamanda, Gerbang Raya, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 150 sentimeter.


Video Amatir Banjir diwilayah Cimone Jalan Gama


Banjir juga terjadi di Kampung Candulan RT 002/06, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter. Di wilayah Karang Tengah, genangan melanda Komplek Ciledug Indah 1, Pedurenan yang merendam jalan dan permukiman warga.

Di Kecamatan Jatiuwung, banjir tercatat terjadi di RT 005/08 Kelurahan Alam Jaya dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter serta di Perumahan Magnolia, Kelurahan Jatake dengan ketinggian yang sama.


Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Ciledug, tepatnya di Perumahan Duren Villa Sudimara Selatan dan Perumahan Griya Kencana Sudimara Barat dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

Sementara itu di Kecamatan Cibodas, genangan terjadi di Jalan Kalingga 1 RW 16, Jalan Darmawangsa Uwung Jaya, serta RW 5 Taman Cibodas dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter yang berdampak pada jalan umum dan permukiman warga.


Di Kecamatan Pinang, genangan setinggi sekitar 40 sentimeter terjadi di wilayah RT 001 hingga RT 002 RW 05 Panunggangan Utara yang berdampak pada sekitar 50 kepala keluarga.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Larangan akibat tanggul jebol di Perumahan Taman Cipulir, Kelurahan Cipadu Jaya yang merendam permukiman warga.


Selain itu, genangan juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Karawaci, tepatnya di RW 2, 4, 6 dan 9 Kelurahan Karawaci Baru dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter. Di Kecamatan Benda, banjir setinggi sekitar 60 sentimeter terjadi di RW 9 dan RW 11 Kelurahan Belendung yang berdampak pada jalan dan permukiman warga.

Akibat banjir tersebut, puluhan warga terpaksa mengungsi. BPBD mencatat sekitar 60 kepala keluarga mengungsi di RPH dan Mushola Petir, Kecamatan Cipondoh. Selain itu, sekitar 20 kepala keluarga lainnya mengungsi di Masjid Ma’arif Petir serta sebagian warga mengungsi di GOR Total Persada.


Petugas BPBD Kota Tangerang bersama Dinas Pemadam Kebakaran, OPD terkait, aparat setempat serta relawan terus melakukan penanganan di lapangan. Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain monitoring lokasi banjir, penyedotan genangan di fasilitas umum, pengerahan perahu evakuasi hingga membantu mobilisasi warga yang terdampak banjir.

BPBD Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan. Berdasarkan pantauan tinggi muka air melalui CCTV, debit air di sejumlah kali dan sungai masih cenderung meningkat.


Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan status siaga yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Tangerang hingga esok pagi.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi Emergency Call Center 112 atau Hotline BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582144 yang siaga selama 24 jam.



Red/Jfr