![]() |
| Karangan bunga dari Kapolres Metro Tangerang Kota |
Namun, kehadiran simbol tersebut tidak diikuti kehadiran langsung Kapolres Metro Tangerang Kota maupun jajaran humas kepolisian. Hingga rangkaian peringatan berlangsung, tidak terlihat pejabat atau perwakilan resmi yang datang untuk bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan wartawan.
Situasi ini dinilai berbeda dengan pola komunikasi yang terbangun pada masa kepemimpinan sebelumnya, saat institusi kepolisian dinilai lebih terbuka dan aktif menjalin kedekatan dengan insan pers. Pada era Kapolres terdahulu, Kombes Zain Dwi Nugroho, kehadiran langsung dalam momentum HPN maupun kegiatan pers lainnya kerap dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penguatan sinergi.
Sejumlah jurnalis menilai, kehadiran fisik memiliki nilai yang tak tergantikan oleh sekadar ucapan tertulis. Momentum HPN dipandang bukan hanya seremoni, melainkan ruang dialog antara pers dan aparat penegak hukum, terutama dalam mendorong keterbukaan informasi dan membangun kepercayaan publik.
Meski tetap mengapresiasi setiap bentuk perhatian yang diberikan, absennya kehadiran langsung dari pimpinan maupun humas kepolisian menjadi catatan tersendiri. Relasi antara pers dan institusi negara dinilai membutuhkan lebih dari simbol, melainkan komunikasi yang hadir secara nyata dan berkesinambungan.
Red/jfr
