Notification

×

Iklan

Iklan

Setahun Tanpa Ayu Kartini, Semangatnya Tetap Hidup di Jantung Jurnalis Tangerang Raya

Rabu, 07 Januari 2026 | 23.36.00 WIB Last Updated 2026-01-07T16:36:59Z

Setahun Tanpa Ayu Kartini, Semangatnya Tetap Hidup di Jantung Jurnalis Tangerang Raya
Gambar By Beritatangerang.co.id

TANGERANG, BERITATANGERANG.CO.ID
— Waktu boleh berjalan, tetapi kenangan tentang Ayu Kartini tak pernah benar-benar pergi. Telah setahun kepergiannya,tepatnya Tanggal 11 Januari 2025,.Hari ini insan pers Jurnalis Tangerang Raya (JTR) kembali menundukkan kepala, mengenang sosok perempuan tangguh yang telah meninggalkan jejak mendalam dalam perjalanan dunia jurnalistik lokal.



Ayu Kartini bukan sekadar jurnalis. Ia adalah penggerak, pemersatu, sekaligus rumah bagi banyak wartawan yang berjuang di lapangan dengan segala keterbatasan. Kepergiannya di usia yang relatif muda menyisakan duka, namun juga warisan nilai yang terus hidup hingga hari ini.



Sebagai pendiri Jurnalis Tangerang Raya, almarhumah berhasil merajut kebersamaan jurnalis lintas media,yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri,menjadi satu keluarga besar. 


Di tangannya, JTR tumbuh sebagai ruang belajar, berbagi, dan saling menguatkan, dengan satu prinsip utama: menjaga marwah dan etika jurnalistik.

Tak berhenti di sana, saat dipercaya memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang, Ayu Kartini tampil sebagai pemimpin yang humanis,tegas namun berprinsip. Ia mendorong media siber lokal untuk patuh regulasi, profesional, dan hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif bagi pembangunan daerah. Tegas dalam sikap, lembut dalam pendekatan,itulah Ayu Kartini di mata banyak orang.


Peringatan satu tahun wafatnya pada Kamis 8 Januari 2026 menjadi ruang refleksi. Bagi rekan-rekan seprofesi, kehilangan ini mengajarkan bahwa jurnalisme bukan hanya soal berita, tetapi juga tentang keberanian, kejujuran, dan solidaritas.


“Beliau bukan hanya ketua atau pendiri organisasi. Ayu Kartini adalah guru, sahabat, dan sumber semangat. Banyak dari kami yang bertahan di dunia jurnalistik karena dorongan dan ketulusannya,” ujar salah satu pengurus JTR dengan mata berkaca-kaca.


Doa pun terus mengalir dari keluarga besar pers dan masyarakat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Al-Fatihah.

Ayu Kartini telah berpulang, namun nilai dan semangatnya akan terus hidup menjadi cahaya penuntun bagi jurnalis Tangerang Raya hari ini dan esok.


Red/Jfr