-->

Notification

×

Iklan

Iklan

PWI Kota Tangerang Buka Posko Pengaduan, Kawal Ketat SPMB 2026 dari Pungli

Senin, 04 Mei 2026 | 18.34.00 WIB Last Updated 2026-05-04T11:34:53Z

PWI Kota Tangerang Buka Posko Pengaduan, Kawal Ketat SPMB 2026 dari Pungli
PWI Kota Tangerang saat hadir di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang 


TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID — Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tangerang menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027 agar berjalan transparan dan bebas dari praktik kecurangan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan penandatanganan bersama pengawasan SPMB yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (4/5/2026).


Ketua PWI Kota Tangerang, Herwanto, mengungkapkan pihaknya akan membuka posko pengaduan untuk menampung berbagai laporan dari masyarakat terkait proses SPMB.


“Posko ini tidak hanya untuk orang tua murid yang menemukan indikasi kecurangan atau pungutan liar, tetapi juga bagi kepala sekolah maupun guru yang merasa tertekan atau diintimidasi oleh oknum tertentu dalam proses SPMB,” ujar Herwanto.

Ia menambahkan, seluruh laporan akan diterima secara terbuka di Sekretariat PWI Kota Tangerang di Jalan Daan Mogot No.51, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang.


Menurutnya, keberadaan posko pengaduan ini menjadi bagian dari peran aktif PWI dalam menjaga integritas proses pendidikan, khususnya pada tahap penerimaan siswa baru.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan proses SPMB berjalan bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat. Tidak boleh ada pungutan liar atau praktik yang merugikan,” tegasnya.

Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi jalannya proses SPMB. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran.


Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa tahapan SPMB 2026 telah dimulai sejak pertengahan April melalui pra-SPMB.

“Hingga saat ini, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Puluhan ribu pendaftar telah masuk ke dalam sistem,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh proses dilakukan secara daring dan dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat, mulai dari tahap verifikasi hingga pengumuman hasil akhir.

“Tidak ada jalur di luar sistem resmi. Semua potensi kecurangan, termasuk praktik titip-menitip, akan mudah terdeteksi dan ditindak sesuai aturan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Tangerang juga telah menyiapkan sejumlah kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan selama proses SPMB berlangsung.


Red/Jfr