![]() |
| Ketua Umum BaraNusa Adi Kurniawan |
JAKARTA,BERITATANGERANG.CO.ID – Penanganan cepat aparat kepolisian dalam mengawal peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday 2026 menuai apresiasi. Polda Metro Jaya dinilai sigap meredam potensi gangguan keamanan dengan mengamankan 101 orang yang diduga hendak memicu kericuhan.
Ketua Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, menilai langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menjaga ruang demokrasi tetap kondusif. Menurutnya, peringatan Mayday harus tetap menjadi wadah aspirasi buruh yang sehat, bukan ajang yang ditunggangi kepentingan yang berpotensi memicu konflik.
“Penanganan yang cepat dan terukur ini patut diapresiasi. Aparat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan substansi perjuangan buruh tetap terjaga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kepemimpinan Asep Edi Suheri yang dinilai responsif dalam mengantisipasi dinamika di lapangan. Keputusan cepat dalam situasi yang berpotensi memanas dianggap sebagai faktor penting dalam menjaga stabilitas.
“Ini menunjukkan negara hadir, memberikan rasa aman sekaligus menjamin kebebasan buruh dalam menyampaikan aspirasi secara damai,” tambahnya.
BaraNusa pun mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para buruh, untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi. Momentum Mayday, kata Adi, harus dimanfaatkan sebagai ruang perjuangan yang bermartabat, dengan fokus pada tuntutan yang konstruktif dan solutif.
Red/Jfr

