![]() |
| Polres Metro Tangerang Kota bersama komunitas ojol di Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota |
TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID – Polres Metro Tangerang Kota di bawah kepemimpinan Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari,S.H.,S.I.K.,M.Si, menunjukkan perhatian serius terhadap komunitas pengemudi ojek online (ojol). Fokus tersebut bukan tanpa alasan, melainkan didasari pertimbangan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Komunitas ojol dinilai memiliki peran penting karena aktivitasnya yang berlangsung hampir sepanjang hari di ruang publik. Dengan mobilitas tinggi dan jangkauan wilayah yang luas, para pengemudi kerap menjadi pihak yang pertama mengetahui atau menyaksikan peristiwa di lapangan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga potensi gangguan keamanan. Kondisi inilah yang membuat Polres Metro Tangerang Kota memandang ojol sebagai mitra strategis dalam upaya deteksi dini kamtibmas.
Pendekatan tersebut terlihat nyata dalam kegiatan di lapangan. Seperti baru-baru ini, Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari diwakili Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP.Eko Bagus Riyadi,S.H., S.I.K.,M.Si, menggelar silaturahmi dan bhakti sosial bersama Komunitas Ojol Neglasari di Mapolsek Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (30/1/2026) sore.
Kegiatan itu dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Metro Tangerang Kota, personel Polsek Neglasari, serta sekitar 80 pengemudi ojol dari berbagai platform, di antaranya Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee Food.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menyampaikan apresiasi atas peran aktif para pengemudi ojol yang selama ini turut membantu menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Neglasari. Melalui Wakapolres, Kapolres Metro Tangerang Kota juga menyampaikan salam serta apresiasi kepada komunitas ojol yang dinilai konsisten menjadi mitra Polri di tengah masyarakat.
Wakapolres juga mengajak para pengemudi ojol untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Menurutnya, informasi dari lapangan yang cepat dan akurat sangat membantu kepolisian dalam mengambil langkah pencegahan sebelum gangguan kamtibmas berkembang lebih luas.
Selain itu, para pengemudi diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama bekerja. Imbauan tersebut sejalan dengan fokus Polres Metro Tangerang Kota dalam menekan potensi kecelakaan serta menjaga ketertiban di jalan raya.
Melalui kegiatan di Neglasari tersebut, Polres Metro Tangerang Kota menegaskan bahwa fokus terhadap komunitas ojol bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bagian dari strategi membangun kemitraan dengan kelompok masyarakat yang memiliki peran strategis di ruang publik. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Tangerang.
Red
