
Gambar Ilustrasi
TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 05.20 WIB menyebabkan terjadinya genangan dan banjir di sejumlah kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, hingga pukul 12.30 WIB, beberapa ruas jalan, fasilitas umum, hingga permukiman warga terdampak.
Di Kecamatan Benda, genangan terparah terjadi di Jalan Atang Sanjaya RT 001/RW 06 dengan ketinggian air mencapai sekitar 80 sentimeter. Genangan tersebut berdampak pada jalan, fasilitas umum, dan permukiman warga. Sebanyak empat jiwa dilaporkan mengungsi dan sementara ditempatkan di Pos Damkar Benda. Selain itu, genangan juga terpantau di depan Polsek Benda atau kolong jembatan dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter serta di Jalan Husein Sastranegara, Jurumudi Baru, dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter.
Sementara itu, di Kecamatan Cibodas, genangan terjadi di bawah Flyover Taman Cibodas dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter yang berdampak pada jalan umum. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Darmawangsa dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter, mengganggu akses jalan umum dan jalan warga.
Di Kecamatan Jatiuwung, BPBD mencatat genangan di Jalan Padjajaran dan Jalan Caplang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Selain itu, genangan juga terjadi di Kampung Rawacana RT 003/03 dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter yang berdampak pada jalan umum.
Genangan juga meluas ke wilayah Kecamatan Periuk, di antaranya di Jalan Situ Bulakan dan Jalan Mutiara Peluit dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter, serta di Jalan Regency depan Pasar Regency dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Seluruhnya berdampak pada aktivitas lalu lintas jalan.
Di Kecamatan Karang Tengah, genangan terjadi di wilayah Karang Mulya RT 003 dan 004 RW 07 dengan ketinggian air mencapai sekitar 45 sentimeter. Kondisi ini berdampak pada jalan dan permukiman warga, dengan sedikitnya 10 kepala keluarga terdampak.
BPBD Kota Tangerang menyampaikan, hujan berintensitas tinggi dengan durasi cukup panjang yang melanda sebagian besar wilayah Kota Tangerang dan Jabodetabek menjadi penyebab utama terjadinya genangan dan banjir tersebut.
Sebagai langkah penanganan, BPBD Kota Tangerang telah melakukan berbagai upaya, di antaranya monitoring langsung ke lapangan, koordinasi dengan OPD terkait, tim siaga, relawan, serta layanan darurat 112. Selain itu, petugas juga melakukan penyedotan genangan di fasilitas umum, menyiagakan personel dan perahu, membantu mobilisasi warga di area genangan, serta bersiaga untuk evakuasi pohon tumbang yang berpotensi membahayakan.
Tim yang diterjunkan di lapangan melibatkan BPBD dan Damkar Kota Tangerang, OPD terkait, aparat setempat, serta relawan dan masyarakat.
Dalam laporan situasi akhir, BPBD Kota Tangerang menyebutkan bahwa pantauan Tinggi Muka Air (TMA) melalui CCTV menunjukkan debit air kali dan sungai terus mengalami kenaikan. Selain itu, masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya hingga malam hari.
BPBD juga mengingatkan adanya peringatan dini dari BMKG terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan status siaga yang mencakup wilayah Kota Tangerang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, memantau perkembangan cuaca, serta segera menghubungi layanan darurat melalui Emergency Call Center 112 atau Hotline BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582144 apabila membutuhkan bantuan.
Jfr
Sumber : BPBD Kota Tangerang