-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria 21 Tahun Nekat Minta Bantuan ke Wali Kota

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14.52.00 WIB Last Updated 2026-05-16T07:52:36Z

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang, Pria 21 Tahun Nekat Minta Bantuan ke Wali Kota
Pria berinisial K yang diduga mencatut nama ketua PWI

TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID
– Seorang pria berinisial K (21) diduga mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, R Herwanto, untuk meminta bantuan dana kepada Wali Kota Tangerang, Sachrudin.


Peristiwa tersebut terjadi di kediaman pribadi Wali Kota Tangerang pada Kamis malam (15/5/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam menjalankan aksinya pria yang belakangan diketahui bernama K (21) ini mengaku sebagai sepupu Ketua PWI Kota Tangerang. 


Dengan dalih R Herwanto sedang sakit dan membutuhkan bantuan, ia diduga menghubungi Wali Kota Tangerang melalui pesan singkat untuk meminta sumbangan.


Tak hanya melalui komunikasi pesan, pemuda tersebut juga nekat mendatangi rumah pribadi Wali Kota Tangerang guna menyampaikan permintaan bantuan secara langsung.



Namun, upaya itu akhirnya terungkap dan berhasil digagalkan setelah dilakukan penelusuran. Ketua PWI Kota Tangerang, R Herwanto, disebut tidak mengetahui adanya permintaan bantuan yang mengatasnamakan dirinya.


Menindaklanjuti hal tersebut, K berhasil diamankan di kediaman Wali Kota Sachrudin dan sempat dibawa ke Polsek Cipondoh untuk dimintai keterangan lebih lanjut.



Meski demikian, perkara tersebut tidak berlanjut ke proses hukum. Setelah dilakukan pembinaan dan klarifikasi, K akhirnya dilepaskan usai membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, termasuk membawa-bawa nama Ketua PWI maupun pihak lain guna meminta bantuan.



Ketua PWI Kota Tangerang, R Herwanto, saat dikonfirmasi mengaku sedang berada di luar kota dan menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui aksi yang dilakukan pemuda tersebut.



Ia pun mengimbau masyarakat, pejabat, maupun mitra kerja agar lebih waspada apabila ada pihak yang meminta bantuan atau uang dengan mengatasnamakan organisasi maupun tokoh tertentu.


“Jika ada pihak yang mengatasnamakan organisasi atau mengaku memiliki hubungan keluarga dengan tokoh tertentu untuk meminta bantuan, sebaiknya terlebih dahulu dilakukan konfirmasi,” ujar Herwanto, Jumat (16/5/2026).



Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat maupun pejabat instansi agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku memiliki hubungan keluarga atau kedekatan dengan tokoh tertentu demi memperoleh bantuan maupun keuntungan pribadi.



Red