![]() |
| Kabel yang ditinggalkan |
TANGERANG,BERITATANGERANG.CO.ID — Aktivitas pemasangan kabel udara yang diduga milik Telkom terjadi di Jalan Merdeka, Kota Tangerang, pada Rabu (25/2) sekitar pukul 04.00 WIB. Pekerjaan dilakukan saat kondisi jalan masih relatif sepi, memunculkan tanda tanya di kalangan warga.
Sejumlah pekerja terlihat memasang kabel pada tiang utilitas tanpa disertai papan proyek maupun dokumen perizinan di lokasi. Saat dikonfirmasi di lapangan, seorang mandor yang mengaku bernama Adam menyatakan dirinya tidak mengetahui perihal izin maupun surat tugas resmi.
“Saya nggak tahu pak, saya hanya disuruh, silahkan hubungi saja Pak S” ujarnya singkat sambil meyerahkan HP nya.
Ketika dihubungi melalui sambungan telepon, S mengaku sebagai anggota TNI. Ia menyebut dirinya hanya menjalankan perintah dari seniornya.
“Saya hanya ditugaskan oleh senior,” katanya dengan menyebut nama seseorang berpangkat Serka tanpa menjelaskan secara rinci dasar penugasan maupun legalitas pekerjaan tersebut.
Menariknya, pasca konfirmasi yang dilakukan wartawan, pekerjaan tersebut Kamis(26/2/26) tampak tidak dilanjutkan kembali. Tidak terlihat aktivitas pekerja di lokasi. Kabel yang sempat dipasang terlihat hanya digantungkan pada pohon di sekitar area pekerjaan, belum terpasang secara permanen pada jaringan tiang utilitas.
Kondisi tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa prosedur yang jelas. Selain berpotensi melanggar aturan pemanfaatan ruang milik jalan, penggantungan kabel pada pohon juga dinilai membahayakan keselamatan dan merusak estetika kota.
Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang segera turun tangan untuk memastikan legalitas proyek tersebut serta menertibkan jika ditemukan pelanggaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkom maupun instansi terkait mengenai status pemasangan kabel udara tersebut.
Red/jfr
