TAPANULI TENGAH.BERITATANGERANG.CO.ID -- Upaya pemulihan fasilitas umum pascabencana di Sumatera Utara terus dikebut.
Hingga Selasa (27/1), personel TNI dari Kodam Bukit Barisan dan Kodam Iskandar Muda telah berhasil membersihkan sebagian besar sekolah dan tempat ibadah yang terdampak.
Tercatat ada 13 sekolah yang menjadi target pembersihan di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga.
Dari jumlah tersebut, tujuh sekolah dinyatakan telah rampung 100 persen dan siap digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar. Sekolah yang telah selesai dibersihkan antara lain SDN 152981 Tukka 1A, SDN 152982 Tukka 1B, serta SMP Negeri 5 Sibolga.
Sementara itu, enam sekolah lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan progres yang bervariasi. Progres signifikan terlihat di SMA Swasta Fransiskus Pandan yang mencapai 91 persen dan SMP Swasta Fransiskus Pandan sebesar 89 persen.
Di sisi lain, dua sekolah masih memerlukan penanganan intensif, yakni SMP Negeri 3 Badiri (27 persen) dan SMKN 1 Badiri (37 persen), di mana petugas masih berjibaku menyemprotkan air ke ruang kelas yang dipenuhi lumpur.
Selain fasilitas pendidikan, TNI juga menyasar pembersihan tempat ibadah. Di Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, prajurit TNI terlihat menggunakan cangkul untuk membersihkan halaman masjid dan mengaduk semen guna memperbaiki kerusakan bangunan. Pembersihan serupa juga dilakukan di lingkungan gereja di kecamatan yang sama.
Langkah cepat ini diharapkan dapat segera menormalkan aktivitas pendidikan dan ibadah masyarakat di wilayah terdampak bencana.
(*)
