-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Antisipasi Aktivitas Anak Krakatau, Disdik Kabupaten Tangerang Berlakukan Pembelajaran Daring 7–9 September

Minggu, 06 September 2026 | 21.37.00 WIB Last Updated 2026-09-06T14:37:58Z

Antisipasi Aktivitas Anak Krakatau, Disdik Kabupaten Tangerang Berlakukan Pembelajaran Daring 7–9 September
Imbauan keselamatan sekolah dikeluarkan dinas pendidikan Kabupaten Tangerang 

KAB,TANGERANG.BERITATANGERANG.CO.ID
— Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat edaran terkait imbauan keselamatan warga sekolah menyusul peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dinilai berpotensi menyebarkan abu vulkanik ke wilayah Kabupaten Tangerang.

Surat edaran bernomor 400.3.5/3759/IX/Di dansdik/2026 tersebut ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Tangerang. 



Surat ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi, S.STP., M.I.P., pada 6 September 2026.

Dalam surat tersebut, Dinas Pendidikan meminta seluruh satuan pendidikan segera mengambil langkah antisipasi demi menjaga keselamatan siswa, guru, serta tenaga kependidikan.


Salah satu langkah utama yang ditetapkan adalah pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ)/daring mulai 7 hingga 9 September 2026.

“Melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh/Daring mulai tanggal 7 s.d. 9 September 2026,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.


Selain menerapkan pembelajaran daring, Disdik juga mengimbau kepala sekolah agar meminta seluruh siswa, guru dan staf akademik untuk segera berteduh atau pulang dan beraktivitas di dalam ruangan apabila terjadi hujan abu vulkanik.


Sekolah juga diminta memperhatikan kebersihan lingkungan. Jika terjadi hujan abu, pembersihan halaman, taman maupun lingkungan sekolah dianjurkan dilakukan dengan cara disiram air terlebih dahulu agar abu tidak beterbangan.


Sekolah Diminta Pastikan Air Bersih dan Toilet Siap

Disdik Kabupaten Tangerang turut mengingatkan setiap satuan pendidikan untuk menjaga kesiapan sarana kesehatan dan air bersih.


Kepala sekolah diminta memastikan ketersediaan air bersih tertutup, tempat cuci tangan, serta toilet yang memadai di lingkungan sekolah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari antisipasi apabila kondisi akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan lingkungan sekolah.


Selain itu, kepala TK, SD dan SMP diminta berkoordinasi cepat serta memantau terus informasi resmi dari BPBD/BMKG. Apabila ditemukan kondisi darurat di lingkungan sekolah, pihak sekolah diminta segera melaporkannya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.


Surat edaran tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Tangerang dan Kepala BPMP Provinsi Banten.

Dinas Pendidikan menegaskan bahwa seluruh imbauan tersebut perlu dilaksanakan sebagaimana mestinya sebagai langkah antisipasi untuk mengutamakan keselamatan warga sekolah.


Langkah ini sekaligus menjadi perhatian bagi orang tua siswa agar mengikuti informasi resmi dari sekolah dan pemerintah daerah selama periode pembelajaran daring 7–9 September 2026.



Red/Jfr