TANGERANG, BERITATANGERANG.CO.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang resmi menambah armada operasional Bus Rapid Transit (BRT) Tayo dan angkutan pengumpan (feeder) berpendingin udara Si Benteng guna mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum ramah lingkungan.
Tarif Ramah Kantong Hanya Rp 2.000
Kehadiran Bus Tayo dan Si Benteng menjadi solusi mobilitas harian warga Tangerang yang murah, nyaman, dan ber-AC. Dengan tarif flat hanya Rp 2.000 per perjalanan, penumpang sudah bisa menjelajahi berbagai penjuru wilayah Kota Tangerang.
Empat koridor utama Bus Tayo yang beroperasi meliputi:
- Koridor 1: Terminal Poris Plawad – GOR Karawaci (via Jalan Daan Mogot & Benteng Betawi).
- Koridor 2: Terminal Poris Plawad – Alun-Alun Cibodas (via Perumnas 1).
- Koridor 3: Ciledug (CBD) – Tangcity Mall.
- Koridor 4: Cadas – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (via Pintu M1).
“Angkutan Si Benteng kini menjangkau permukiman padat penduduk yang tidak bisa dilintasi bus besar, sehingga warga cukup berjalan kaki sebentar dari rumah untuk terhubung dengan koridor utama Bus Tayo dan stasiun kereta komuter,” jelas Kepala Dishub Kota Tangerang.
Pembayaran Nontunai dan Pelacak Real-Time
Seluruh armada Bus Tayo dan Si Benteng telah terintegrasi dengan sistem transaksi nontunai (QRIS & Kartu Uang Elektronik perbankan). Posisi bus secara real-time dan estimasi waktu kedatangan di halte juga dapat dipantau langsung melalui aplikasi resmi pemerintah kota, Tangerang LIVE.
💡 Mari berdiskusi secara sehat, santun, dan beretika. Hindari ujaran kebencian, hoaks, serta unsur SARA sesuai Pedoman Media Siber.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan pandangan atau opini Anda mengenai berita ini.