TANGERANG, BERITATANGERANG.CO.ID — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM secara resmi menurunkan status tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada).
Aktivitas Erupsi Menurun Signifikan
Keputusan penurunan status ini diambil setelah pengamatan visual dan instrumental selama beberapa pekan terakhir menunjukkan tren penurunan energi vulkanik dan kegempaan yang stabil. Asap kawah teramati bertekanan lemah dengan intensitas tipis hingga sedang.
Merespons kabar ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dan BPBD Provinsi Banten mengeluarkan pernyataan bersama yang meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar di media sosial.
“Masyarakat pesisir pantai Banten dan warga Tangerang kami imbau tidak mudah terpancing isu bohong atau kabar hoaks ancaman gelombang pasang ekstrem. Pantau selalu informasi dari kanal resmi PVMBG dan BMKG,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang.
Rekomendasi Zona Bahaya Radius 2 Kilometer
Meskipun status telah diturunkan menjadi Waspada, PVMBG tetap menetapkan rekomendasi jarak aman bagi nelayan, wisatawan, dan pelaku pelayaran di perairan Selat Sunda.
- Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati kawah aktif Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 kilometer.
- Aktivitas penyeberangan kapal ferry di lintas Merak-Bakauheni dipastikan aman dan beroperasi normal sesuai jadwal.
- Posko pemantauan dan sistem peringatan dini (EWS) di sepanjang pesisir Selat Sunda tetap disiagakan 24 jam non-stop.
💡 Mari berdiskusi secara sehat, santun, dan beretika. Hindari ujaran kebencian, hoaks, serta unsur SARA sesuai Pedoman Media Siber.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan pandangan atau opini Anda mengenai berita ini.